Reproduksi dan Keterbacaan Cerita Rakyat ‘Hantu Berburu’ melalui Formula Kriteria Indeks Fog Modifikasi Abdul Razak

Authors

  • Agustina SMA Negeri 1 Teluk Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Yuliana SMA Negeri 15 Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Erlina SMK Negeri 1 Singkep, Kepulauan Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i4.612

Keywords:

reproduksi, keterbacaan, cerita rakyat, Hantu Berburu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) reproduksi cerita rakyat ‘Raibnya yang Terkasih’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’; 2) keterbacaan cerita rakyat ‘Raibnya yang Terkasih’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’; 3) reproduksi cerita rakyat ‘Rezeki’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’; 4) keterbacaan cerita rakyat ‘Rezeki’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’; 5) reproduksi cerita rakyat ‘Anak yang Berbakti’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’; 6) keterbacaan cerita rakyat ‘Anak yang Berbakti’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’. Penelitian ini berlangsung di semester genap tahun ajaran 2023/2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh paragraf yang terhimpun dalam teks cerita rakyat ‘Raibnya yang Terkasih’, ‘Rezeki’, dan ‘Anak yang Berbakti’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’. Cerita ‘Raibnya yang Terkasih’ berjumlah 17 paragraf. Cerita ‘Rezeki’ berjumlah 9 paragraf. Cerita ‘Anak yang Berbakti’ berjumlah 17 paragraf. Data cerita rakyat dikumpulkan menggunakan instrumen pedoman observasi terhadap data sekunder. Data reproduksi cerita rakyat dianalisis menggunakan triangulasi waktu melalui daftar cek-ricek. Data keterbacaan cerita rakyat dianalisis mengunakan KIFMAR. Hasil penelitian: 1) adanya reproduksi cerita dengan judul ‘Raihnya yang Terkasih’, ‘Rezeki’, dan ‘Anak yang Berbakti’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’ yang objektif; 2) keterbacaan cerita rakyat ‘Raibnya yang Terkasih’, ‘Rezeki’, dan ‘Anak yang Berbakti’ dalam ‘Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga’ memiliki keterbacaan level siswa SD/MI; bermakna mudah dibaca untuk semua jenjang pendidikan.

References

Andriyani, S. S., & Razak, A. (2024). Kelayakan Bahasa Cerita Rakyat ‘Hantu Berburu’ melalui Formula KIFMAR dan Reproduksi Rencana Pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 3(2), 213–226. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i2.578

Balagaize, H. T., & Asrori, M. (2024). Kelayakan Bahasa Cerita Rakyat Papua bagi Siswa Kelas Tinggi SD/MI menurut Indeks Fog. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(1), 101–108

Bandur, A. (2014). Penelitian Kualitatif: Metodologi, Desain, dan Teknik Analisis Data dengan NVIVO10. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Penerjemah: Ahmad Fawaid. Editor: Saifudin Zuhri Qudsy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Danandjaja, J. (2002). Foklore Indonesia Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama.

Erlina, Chuzaimah, & Fransisca, C. A. (2023). Level Keterbacaan Cerita Rakyat ‘Batin Mabot’ dalam ‘Patahnya Gunung Daik: Kumpulan Cerita Rakyat Kepulauan Riau’. Gaung: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, Volume 1, Nomor 3, September 2023, 183-192. DOI: https://doi.org/10.55909/gj.v1i3.27

Pringga, R., & Sujatmiko, B. (2021). Penelitian Kepustakaan (Library Research) Modul Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Pembelajaran Siswa. IT-Edu: Jurnal Information Technology and Education, 5(01), 317-329. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/it-edu/article/view/37489

Putra, Z., & Sujatmiko, B. (2021). Studi Literatur Pengaruh Pembelajaran Berbasis Andorid untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ssiwa SMK. IT-Edu: Jurnal Information Technology and Education, 5(01), 489-496. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/it-edu/article/view/38146

Razak, A. (2010). Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Lingga. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A. (2011). Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Lingga. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A. (2017). Patahnya Gunung Daik: Kumpulan Cerita Rakyat Kepulauan Riau. Pekanbaru: UR Press.

Razak, A. (2018). Membaca Pemahaman: Teori dan Aplikasi Pengajaran. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, A. (2022). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.

Sugiyono, S. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2024-07-22

How to Cite

Agustina, Yuliana, & Erlina. (2024). Reproduksi dan Keterbacaan Cerita Rakyat ‘Hantu Berburu’ melalui Formula Kriteria Indeks Fog Modifikasi Abdul Razak. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 3(4), 465–478. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i4.612

Issue

Section

Articles