Environmental Exploitation in Chandra Bientang's Novel Batu Berkaki: An Ecocritical Study

Authors

  • Witrian Harun Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Sitti Rachmi Masie Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Zilfa Achmad Bagtayan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i1.1030

Keywords:

environmental exploitation, novel, ecocriticism

Abstract

Chandra Bientang’s novel Batu Berkaki (2024) depicts society’s struggle to deal with environmental damage triggered by human greed and efforts to restore the balance of nature through moral values and ecological awareness. This study examines the representation of environmental exploitation and environmental ethics in the novel. Specifically, the study aims to (1) describe forms of environmental exploitation based on Garrard’s perspective, and (2) describe forms of environmental ethics based on Keraf’s perspective. The study uses Garrard’s ecocritical theory as a basis for examining the relationship between humans and nature in literary works, and Keraf’s environmental ethical theory to explain the moral values that guide humans in preserving the environment. The method used is descriptive qualitative. The research data consists of excerpts from the novel Batu Berkaki that depict acts of exploitation and ethical behavior towards the environment. Data sources come from the main novel and are supported by relevant theoretical references. Data collection techniques are carried out through reading and note-taking, while data analysis includes systematic reduction, classification, description, and drawing conclusions. The results of the study showed 42 data representing environmental exploitation, consisting of pollution (11 data), wilderness (8 data), natural disasters (1 data), residence (11 data), animals (7 data), and the earth (4 data). In addition, 19 data were found related to environmental ethics which include respect for nature, responsibility, solidarity, compassion, the principle of no harm, a simple and harmonious life towards nature, the principle of justice, the principle of democracy, and the principle of moral integrity. These findings confirm that the novel Batu Berkaki not only highlights ecological damage, but also offers moral values as a foundation for sustainable environmental recovery and supports the interests of the ecosystem.

References

Anggarista, R. & Munasip. (2021). Representasi Relasi Manusia dan Alam dalam Novel Sayangilah Daku, Sahabat! karya T. Tomasoa. Jurnal Bahasa dan Ssastra, 9(1), 1-15.

Astriana, A. (2019). Representasi Alam Dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi (Pendekatan Ekokritik Greg Garrard) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).

Aziz, A. G. P., Dermawan, T., & Sulistyorini, D. (2024). Paradigma etika lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kencana. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(1). 416-425

Berliana, B., Suwandi, S., & Sumarwati. (2021). Disharmoni manusia dengan lingkungan dalam novel O karya Eka Kurniawan. Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 256-271.

Bientang, C. (2024). Batu Berkaki. Jakarta Selatan: Noura Books.

Cahyo, A. A. R., Rengganis, R., & Sudikan, S. Y. (2024). Eksploitasi Lingkungan dalam Novel Misteri Hilangnya Penyu di Pulau Venu Karya Wini Afiati:(Perspektif Ekokritik Greg Garrard). Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 22(2), 99-112.

Chan, T. H., Faizah, H., Elmustian, E., & Syafrial, S. (2024). Kajian Ekolinguistik Sate Kuok sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 2358–2365.

Didipu, H. (2024). Pengantar Kajian Fiksi. Yogyakarta: Zahir Publishing.

Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra. Yogyakarta: Morfalingua.

Fajria, N., Wirawan, G., & Mulyani, S. (2024). Prinsip Etika Lingkungan Hidup dalam Buku Cerita Rakyat Singkawang 2019 (Pendekatan Ekologi Sastra). Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 1-16.

Firmansyah, R., & Turahmat, T. (2019). Eksploitasi Lingkungan dalam Cerpen Di Seine Meratapi Citarum melalui Pendekatan Ekokritik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 20(2), 101-108.

Ikhwan, A. K. (2020). Relasi Anak terhadap Lingkungan Hidup dalam Novel Anak Karya Anak: Kajian Ekokritik Greg Gerrard. Jurnal Bapala, 7(7), 1-10.

Magdalena, M., Endayana, B., Pulungan, A. I., Maimunah, M., & Dalimunthe, N. D. (2021). Metode Penelitian untuk Penulisan Laporan Penelitian dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam. Bengkulu: Literasiologi.

Muslimah. (2017). Dampak Pencemaran Tanah dan Langkah Pencegahan. Jurnal Penelitian, 2(1), 11-20.

Larasati, M. M. B & Angela, M. M. (2020). Kajian Ekokritik Sastra: Representasi Lingkungan dan Alam daalam 50 Cerpen Tani Karya E. Rokajat Asura, Dkk. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 8(2), 715-725.

Nagel, P. J. F. (2020). Etika Lingkungan Hidup. Jurnal Prosiding, 2(1), 521-525.

Putri, S. Y., Adji, S. E. P., & Taum, Y. Y. (2023). Eksploitasi Alam dalam Novel Si Anak Pemberani Karya Tere Liye: Kajian Ekokritik. Jurnal Sintesis, 17(1), 59-72.

Razak, A. (2017). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Ababil Press.

Republika.co.id. 05 Februari (2025). Keadilan Lingkungan dan Keberlanjutan Hutan Tropis Indonesia. Diakses pada 24 Februari 2025 dari https://analisis.republika.co.id/berita/sr7au4291/keadilan-lingkungan-dan-keberlanjutan-hutan-tropis-indonesia.

Rismawati, A. D. (2023). Representasi Kerusakan Lingkungan dalam Antologi Puisi 16 Penyair Memeluk Bumi Karya Woro Januarti, Dkk: Tinjauan Ekokritik Sastra. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.

Rusandi, R. & Muhammad, R. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 48-60.

Sartina., Salam., & Zilfa, A. B. (2021). Manusia dengan Lingkungan Alam dalam Novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari (Kajian Ekokritik Sastra). Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(3), 293-302.

Sihotang, A., Nurhasanah, E., & Triyadi, S. (2021). Analisis Ekokritik dalam Novel Kekal Karya Jalu Kancana. Jurnal Metamorfosa, 9(2), 141-158.

Sundari, D., Wardarita, R., & Wardiah, D. (2021). Kajian Ekologi Sastra dalam Novel Perempuan Bersampur Merah Karya Intan Andaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6002-6008.

Taqwiem, A., & Dwi, A. (2019). Kajian Ekologi Sastra Novel Aroma Karsa Karya Dewi Lestari. Skripsi. Banjarmasin. Universitas Lambung Mangkurat.

Wahyudi, I., & Andriyani, N. (2023). Prinsip Etika Lingkungan Hidup dalam Novel Serdadu Pantai Karya Laode Insan. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(1), 233-241

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Harun, W., Masie, S. R., & Bagtayan, Z. A. (2026). Environmental Exploitation in Chandra Bientang’s Novel Batu Berkaki: An Ecocritical Study. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 5(1), 413–430. https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i1.1030