Transmission and Transformation: The Bandung Style Wayang Dance Learning System in the Priangan Region
DOI:
https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i6.1147Keywords:
transmission, transformation, wayang dance, learning systemAbstract
Tari wayang yang tersebar di wilayah priangan memiliki beragam bentuk dan gaya pada setiap tariannya. Gaya dan bentuk tarian itu merupakan sebuah ciri didasari proses kreatif yang didapatkan pada saat tarian itu diciptakan oleh senimannya. Gaya tari wayang di wilayah Priangan ini menunjukkan adanya fenomena yang terbangun dari sebuah pengalaman partisipan dalam hal ini seniman pencipta tarinya. Salah satunya yaitu Tari wayang gaya Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pembahasan analisis-deskriptif melalui pendekatan sistem pembelajaran. Penelitian ini menelaah sistem pembelajaran yang menjadi pilar keberlanjutan gaya tersebut, mulai dari pola transmisi tradisional melalui sistem cantrik (magang) hingga standarisasi dalam pendidikan formal. Proses pembelajaran ini tidak hanya mengajarkan teknis gerak secara repetitif, tetapi juga mentransfer nilai-nilai filosofis dan rasa (estetika) yang membentuk karakter khas Bandung. Melalui identifikasi tekstual dan analisis sistem pembelajaran, penelitian ini mengungkap bagaimana proses kreatif seniman Bandung diwariskan dan dipertahankan sebagai identitas budaya yang dinamis di tengah perkembangan zaman.
References
Asyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi Jakarta.
Asyari, Pradasta. Lilis Sumiati. (2020). Struktur Tari Wayang ‘Antareja’ Gaya Sumedang Hasil Transformasi Iyus Rusliana. Jurnal Makalangan, 7 (2), 35-46. https://doi.org/10.26742/makalangan.v7i2.1500.
Asyari Pradasta, (2022). Transformasi Tari Badaya Sebagai Tari Bubuka dalam Kelompok Tari
Wayang di Kota Bandung. Tesis. Bandung: Unpad Bandung.
Berry, J. W., Poortinga, Y. H., Segall, M. H., & Dasen, P. R. (2002). Cross-Cultural Psychology: Research and Applications. (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research Design Qualitative, Quantitative, and mixed Methods Approaches. California: Sage Publications.
Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Edisi Bahasa Indonesia. Penerjemah: Achmad Fawaid dan Rianayati Kusmini Sabanah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hadi, S. Y. (2007). Kajian Tari Teks an Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Hadi, Sumandiyo Y. (2018). Revitalisasi Tari Tradisional. Yogyakarta: Cipta Media.
Jazuli, M. (2016). Paradigma Pendidikan Seni. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kustiana, T., Supriatna, N., & Arisunandar, J. (2022). Kepunahan Tari Badaya Di Priangan (Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Ciamis) 1860-1950. Jurnal Makalangan, 9(1), 24–35. https://doi.org/10.26742/makalangan.v9i1.1922.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi Data dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.
Palmer, R. E. (2022). Hermeneutika: Teori Interpretasi dalam Pemikiran Schleiermacher, Dilthey, Heidegger, dan Gadamer. Penerjemah: M. Hery & Damanhuri. Yogyakarta: Diva Press.
Razak, A. (2005). Statistika: Pengolahan Data Sosial Sistem Manual. Pekanbaru: Autografika.
Rusliana, I. (2018). Tari Wayang. Bandung: Jurusan Tari ISBI Bandung.
Rusliana, I. (2016). Wayang dalam Tari Sunda Gaya Priangan. Panggung, 26(2), 127–141. https://doi.org/10.26742/panggung.v26i2.181.
Rusliana, I. (2011). Dramatari Wayang Wong. Bandung: Jurusan Tari STSI Bandung.
Saini, K. M. (2008). Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung dan Infrastruktur Kesenian di Jawa Barat, dalam Tradisi sebagai Tumpuan Kreativitas Seni. Bandung: Sunan Ambu Press.
Sudirman, A. (2022). Tari Gatotkaca Gaya Sumedang dan Garut. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 7(2), 149–163. https://doi.org/10.30870/jpks.v7i2.17698.
Sugiyono, S. (2016). Cara Mudah Menyusun: Skripsi, Tesis dan Disertasi. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumardjo, J. (2000). Filsafat Seni. Bandung: ITB Press.
Sumiati, L. (2012). Tari Wayang Karakter Satria Ladak. Panggung, 22(1), 1–11. https://doi.org/10.26742/panggung.v22i1.51.
Soedarsono, R.M. (1997). Wayang Wong: Drama Tari Ritual Kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meiga Fristya Laras Sakti, Desya Noviansya Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




