Attribution of Javanese Verbs in Harapan Village, Wonosari District, Boalemo Regency: Morphology Study

Authors

  • Rohma Nor Aisya Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Dakia N. Djou Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Ellyana Hinta Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i4.1630

Keywords:

attribution, Javanese vervb, morphology

Abstract

Penelitian ini membahas afiksasi kata kerja dalam bahasa Jawa yang digunakan oleh masyarakat Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Bahasa Jawa sebagai salah satu bahasa daerah masih aktif yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan memiliki sistem morfologi yang khas, khususnya dalam pembentukan kata kerja melalui proses afiksasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja kata kerja dalam bahasa Jawa, mendeskripsikan bentuk-bentuk afiks kata kerja bahasa Jawa, serta mendeskripsikan proses pembentukan afiks kata kerja dalam bahasa Jawa.

Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung kata kerja berafiks dalam bahasa Jawa. Sumber data diperoleh dari tuturan masyarakat Desa Harapan yang menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, simak, catat, serta teknik rekaman. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, mengklasifikasi, menganalisi, serta menyajikan hasil analisis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi kata kerja bahasa Jawa di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo meliputi beberapa bentuk afiks yaitu; prefiks (awalan), infiks (sisipan), sufiks (akhiran) dan konfiks (gabungan antara awalan dan akhiran). Kata kerja dalam bahasa Jawa yang ditemukan terdiri atas kata kerja dasar dan kata kerja turunan yang terbetuk melalui proses afiksasi. Proses pembetukan afiksasi kata kerja terjadi melalui penambahan afiks pada bentuk dasar yang menyebabkan perubahan makna dan fungsi gramatikal kata sesuai dengan konteks penggunaannya.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa afiksasi memiliki peran penting dalam pembentukan kata kerja bahasa Jawa di Desa Harapan. Proses afiksasi tidak hanya membentuk variasi kata kerja, tetapi juga memperkaya makna dan fungsi bahasa Jawa sebagai alat komunikasi masyarakat setempat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian morfologi bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa.

References

Abiyyu, A., & Cahyo, R. (2024). Assertive and Expressive Speech in Gita Wirjawan’s YouTube Speech and Implications for Indonesian Language Learning. 7(2), 241–256.

Affida, A. (2023). The Existence Of Javanese Language Learning for you. Journal of Javanese Bhasa Education, 9(1), 68–80. https://jurnal.uns.ac.id/sab/article/view/97137

Aisyahi, D. L. (2020). The Process Of Word Formation and Slang Meaning in Wang Yibo Fans on Weibo Social Media for the 2020 PERIOD. 1, 1–21.

Hafzhaniyah, N. A., Pertiwi, D. H., & Nuryani, N. (2024). The Formation of Verb Classes in Exposition Texts in Budi Waluyo: Indonesian Language and Literature Class VIII Junior High School and Mts. Klausa (Linguistic Studies, Language Learning, and Literature), 8(1), 60–70.

Hermawan., A. I. (2020). Analysis of Online Game Language Abbrevation in Mobile Legend Games (Morphology Study). Journal of Linguistics, Literature, and Its Teaching, Volume (1)(1), 8–18.

Indriani, S., & El-Baroroh, A. (2023). Morphological Analysis in Vocabulary in the Novel Anak Guo Chapter I by Desti Natalia. Speech: Journal of Indonesian Language Education, 6(1), 104.

Khawarizmy Zihan, A., & Hari Wibowo, A. (2024). The process of Word Formation in English and Indonesian (Morphological Study). Journal of Digdaya : Education, Teaching and Culture, 3(2), 7–14. https://doi.org/10.31004/digdaya.vxix.xxx

Kridalaksana, H. (2007). Word Formation in Indonesian. PT Gramedia Pustaka Utama.

Manangkot, V. E. (2021). The morphological Process of the Verb Malay Language Manado. Competence: Journal of Language and Arts, 628–643.

Mega Nur Azila, I. F. (2021). The use of Javanese Speaking Level in the Krempyeng Pon-Kliwon Market Community in Ngilo-Ilo Village, Ponorogo Regency. 11(September), 172–185.

Moelong, L. J. (2008). Metode Penelitian Kualitatif [Qualitative Research Methodology] Jakarta: Remaja Rosdakarya.

Nadhiroh, U., & Setyawan, B. W. (2021). Scientific Journal of Regional Literature and Languages, and Its Teaching. 3(1), 1–10.

Poedjosoedarmo, S. D. (2015). Javanese Morphology. Provincial Language Center of the Special Region of Yogyakarta.

Sidqon, M. L., Milladunkah Rohmah, H., Faylindra, I., & Fadhilasari, I. (2024). Analysis of Morphological Processes and Language Errors in the News “Rekor Muri Jaranan Dor Makes Trouble” Published by Jawa Pos Radar Jombang May 2024 edition. Botanical Gardens, 11(1), 63–68. https://doi.org/10.36456/bastra.vol11.no1.a9111

Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.

Wedhawati, Nurlina, W. E. S., Setiyanto, E., Sukesti, R., Marsono, & Baryadi, I. P. (2001). Up-to-date Javanese grammar. Language Center of the Ministry of National Education.

Witara, K., & Gunawan, S. M. (2023). RMetodologi Penelitian di Bidang Pendidikan (Panduan Praktis). Jakarta: Green Pustaka Indonesia.

Yani, M. (2023). Analisis Kesalahan Morfologis dalam Tuturan Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. BAHTRA: Journal of Language and Literature Education, 04(01).

Yanti, A. F. (2021). Proses Afiksasi Bahasa Jawa dalam Novel Wedhus Gembel Gunung Merapi Karya Suci Hadi Suwita (Studi Morfologi). JOB (Baradha Online Journal)., 17, 1–23.

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Aisya, R. N., Djou, D. N., & Hinta, E. (2026). Attribution of Javanese Verbs in Harapan Village, Wonosari District, Boalemo Regency: Morphology Study. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 5(4), 3727–3736. https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i4.1630