Humans, Nature, and Mysticism in Fajar Aditya’s Novel Hilang Dalam Sekapan Semeru: A Study of Literary Ecocriticism

Authors

  • Rido Hernadi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
  • Onok Yayang Pamungkas Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
  • Eko Sri Israhayu Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
  • Akhmad Fauzan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i5.1747

Keywords:

human, nature, mysticism, novel, literary ecocriticism

Abstract

This study aims to describe the representation of the relationship between humans and nature, the representation of the relationship between mysticism and nature, the interaction of humans with mysticism, and the value of environmental ethics education in the novel Hilang dalam Dekapan Semeru by Fajar Aditya. The study was conducted in June–July 2026 with the object of research being the novel Hilang dalam Dekapan Semeru. The research data source is the novel Hilang dalam Dekapan Semeru by Fajar Aditya, while the research data are in the form of words, phrases, sentences, and paragraphs that contain representations of the relationship between humans, nature, mysticism, and the value of environmental ethics education. The research instrument is the researcher himself with the help of data cards as supporting instruments. This study uses a qualitative descriptive method with a literary ecology approach. Data collection techniques are carried out through reading and note-taking techniques, while data analysis uses an interactive analysis model that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that there are four main categories, namely (1) representation of the relationship between humans and nature shown through human dependence, respect, and adaptation to the environment; (2) representation of the relationship between mysticism and nature that depicts nature as a sacred space that has a spiritual dimension; (3) human interaction with mysticism, which demonstrates the characters’ changes in attitude, becoming more religious and appreciative of nature after experiencing mystical events; and (4) the educational values of environmental ethics, which include maintaining cleanliness, adhering to climbing rules, respecting nature, and fostering a caring and mutually supportive attitude.

References

Adiswara, I., & Septiana, H. (2024). Mistisme Jawa dalam Novel Warisan Tumbal Terakhir Karya Kalong dan Faqih (Kajian Mistisme Jawa Niels Mulder). Bapala, 11(2), 338–349. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/62808

Al-Ma’ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2021). Pengkajian Sastra Teori dan Aplikasi. Surakarta: Djiwa Amarta Press.

Ariestiara, A. R., Saidah, Friyandini, R., & Swastika, K. (2023). Kearifan Lingkungan dalam Novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari: Perspektif Ekokritik Sastra. 4(2), 95–104. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/ijalr/

Arisa, A., Muhlis, M., Srimularahmah, A., & Nur Rahmi. (2021). Hubungan Timbal Balik Manusia dan Alam dalam Legenda Ikan Bungo: Kajian Ekologi Sastra. Geram, 9(1), 74–81. https://doi.org/10.25299/geram.2021.vol9(1).5607

Ehidayat, K. (2015). Definisi Novel sebagai Media Sastra. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 39–88.

Elmustian, E., & Jalil, A. (2015). Teori Sastra: Bahan Ajar. Pekanbaru: Laboratorium Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Riau.

Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra; Konsep Teori dan Terapan. Yogyakarta: Morfalingua.

Fatony, A. D. (2022). Pengertian Novel, Jenis-Jenis Novel dan Antropologi Sastra. Repository.Stkippacitan.Ac.Id, 1–23.

Fauziah, E., Suntini, S., & Kautsar, T. (2024). Representasi Alam dan Harmonisasinya dengan Manusia dalam Novel Sebuah Wilayah Yang Tidak Ada di Google Earth Karya Pandu A. Hamzah: Kajian Ekokritik Sastra. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(2), 486. https://doi.org/10.20961/basastra.v11i2.75858

Fienda, T. E. (2023). Memprioritaskan Pendidikan Lingkungan dalam Membangun Kepedulian. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(02), 318–323. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i02.2713

Fitriana, D. A., & Darni, D. (2022). Representasi Alam dalam Novel Prau Layar ing Kali Opak Karya Budi Sarjono (Tintingan Ekokritik Sastra). JOB (Jurnal Online Baradha), 18(4), 1545–1557. https://doi.org/10.26740/job.v18n4.p1545-1557

Gole, H., & Sudhiarsa, R. I. M. (2024). Harmoni Alam dan Spiritualitas: Studi Kepercayaan Orang Manggarai Timur terhadap Roh Alam. Advances In Social Humanities Research, 2(2), 236–249. https://doi.org/10.46799/adv.v2i2.188

Hindarto, I., Kusmartono, V. P. R., & Wahyu. (2023b). Simbol Gunung dan Air pada Lanskap Budaya Situs Candi Agung di Kalimantan Selatan. Purnawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 12(2), 175–191. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2023.875

Jainuddin, N. (2023). Hubungan Antara Alam Dan Manusia Menurut Pandangan Islam. Agustus, 3(2), 2809–3712.

Karuniawan, D. Y., & Tjahjono, T. (2023). Mistisisme Dalam Novel Janur Ireng Karya Simpleman (Kajian Mistisisme Jawa Niels Mulder). Bapala, 10(2), 93–103.

Keraf, A. S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas.

Kusumaningrum, A. A. (2024). Proceeding Legal Symposium. 2(1), 90–102.

Lengkong, N., Hinta, E., & Achmad Bagtayan, Z. (2025). Tindakan Sosial Tokoh dan Mistisisme dalam Novel Mata di Tanah Melus Karya Okky Madasari (Tinjauan Sosiologi Sastra Max Webber). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 3856–3863. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2071

Narimawati, U. (2020). Metode Pengumpulan Data dan Penarikan Kesimpulan. Unikom Repository.

Nisma. (2025). Representasi Nilai Pendidikan Lingkungan Novel Jejak Balak Karya Ayu Werilang (2023): Kajian Ekokritik. Jurnal Sosial Humaniora, 18(1), 15. https://doi.org/10.12962/j24433527.v18i1.22684

Nugraha, D. (2023). Pendekatan Strukturalisme dan Praktik Triangulasi dalam Penelitian Sastra. Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal, 3(1), 58–87.

Pamungkas, O. Y., Sudigdo, A., Fathonah, S., Fauzan, A., & Suroso, E. (2022). Representasi Lingkungan dalam Sastra Indonesia: Tinjauan Literatur Review. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 4(02), 230–239. https://doi.org/10.53863/kst.v4i02.598

Pratama, P., Effendi, D., & Agustina, J. (2022). Relasi Manusia dengan Alam dalam Novel Senja dan Pagi Karya Alffy Rev dan Linka Angelia (Sebuah Kajian Ekologi Sastra). Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(3), 316–322. https://doi.org/10.23887/jpbsi.v12i3.37859

Purba, D. W. (2018). Hermeneutika sebagai Metode Pendekatan dalam Teologi. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 520–530.

Purnamasari, A., & Afriansyah, E. A. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Topik Penyajian Data di Pondok Pesantren. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 207–222. https://doi.org/10.31980/plusminus.v1i2.896

Putri, A. S., Sembodo, J., & Prabowo, Y. S. (2022). Menilik Prinsip Penatalayanan Manusia Terhadap Alam Berdasarkan Kejadian 1:26-28. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 749–760. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.648

Putri, E. D., & Dewi, N. (2024). Spiritualitas Alam dalam Novel Orang-Orang Proyek (Perspektif Ekofeminisme). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 4458–4465. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4709

Putri, Z. A., Darmuki, A., & Setiyono, J. (2021). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Novel Ingkar Karya Boy Candra Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 731-736. 7(3), 731–736. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1249

Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian/ : Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2015). Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rini, W. P. (2018). Paradoks Narasi Penyelamatan Keseimbangan Ekosistem dalam Novel “Kailasa” Karya Jusuf: An Kajian Ekokritik. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 6(2), 122. https://doi.org/10.22146/poetika.40298

Razak, A. (2020). Metode Riset: Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia: UR Press

Rohmawati, H. S. (2022). Mistisisme dalam Aliran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Studi Terhadap Sapta Darma, Pangestu dan Sumarah. Jurnal of Tasawwuf and Psychotheraoy Studies, 30–48.

Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.

Sanjaya, M. D., Sanjaya, M. R., & Wulandari, R. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Hanter Karya Syifauzzahra dan Relevansinya sebagai Pembelajaran Sastra di SMA. Jurnal Ilimah Bahasa dan Sastra Indonesia, 5, 1–22. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/kredo/index

Sartina, Salam, & Bagtayan, Z. A. (2021). Manusia dengan Lingkungan Alam dalam Novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari (Kajian Ekokritik Sastra). Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(3), 293. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i3.393

Sidik, H., & Sulistyana, I. P. (2021). Hermeneutika Sebuah Metode Interpretasi dalam Kajian Filsafat Sejarah. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 11(1), 19–34. https://doi.org/10.25273/ajsp.v11i1.6224

Sulistijani, E. (2018). Kearifan Lokal dalam Kumpulan Puisi Kidung Cisadane Karya Rini Intama (Kajian Ekokritik Sastra). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 13(1), 1. https://doi.org/10.14710/nusa.13.1.1-15

Thohari, A. M. (2022). Kearifan Lingkungan: Tradisi Masyarakat Jawa dalam Upaya Menghormati Entitas Alam. Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, 10(1), 36–49.

Tjahyadi, I. (2020). Mengulik Kembali Pengertian Sastra. Academia, (107), 1–7. https://www.merriam-webster.com/

Umri, C. A. (2021). Nilai-Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Baturaden pada Masyarakat Banyumas sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di Sekolah Dasar. Jurnal Perseda: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 93–100. https://doi.org/10.37150/perseda.v4i2.1261

Widianti, A. W. (2017). Kajian Ekologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2014 di Tubuh Tarra dalam Rahim Pohon. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 1. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v1i2.576

Yarsama, K. (2022). Efektivitas Pembelajaran Sastra sebagai Media Pembentukan Karakter Anak. Sandibasa: Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 63–77.

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Hernadi, R. . ., Pamungkas, O. Y., Israhayu, E. S. ., & Fauzan, A. (2026). Humans, Nature, and Mysticism in Fajar Aditya’s Novel Hilang Dalam Sekapan Semeru: A Study of Literary Ecocriticism. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 5(5), 4033–4044. https://doi.org/10.55909/jpbs.v5i5.1747