Amanat Teks Anekdot ‘Anak Anjing’ menurut Interpretasi Siswa

Authors

  • Prihatin Suhana SMA Negeri 1 Singkep, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Erlina SMK Negeri 1 Singkep, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Asriani Thahir Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Khairun, Maluku Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i1.19

Keywords:

amanat utama dan amanat pendukung, teks aanekdot, interpretasi siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan amanat teks anekdot ‘Anak Anjing’ menurut interpretasi siswa. Pendeskripsian itu juga dilakukan menurut jenis amanat per kelompok sampel yakni nama sekolah. Penelitian deskriptif ini dilakukan di kelas X SMA Negeri 1 Singkep dan SMK Negeri 1 Singkep di wilayah administrasi Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Penelitian berlangsung di awal semester ganjil 2021/2022. Populasi penelitian ini sebanyak 240 yang terbagi dari 181 siswa SMA Negeri 1 Singkep dan 59 siswa SMK Negeri 1 Singkep. Sampel berjumlah 140 siswa dengan rincian 113 siswa SMA Negerri 1 Singkep dan 37 siswa SMK Negeri 1 Singkep. Disediakan 5 jenis amanat untuk dipilih siswa sebagai amanat utama, amanat pendukung-1, dan amanat pendukung-2 sesuai dengan interpretasi mereka masingmasing. Data amanat teks anekdot menurut interpretasi siswa dikumpulkan menggunakan tes objektif melalui aplikasi google form. Analisis data menggunakan teknik modus untuk menentukan amanat utama dan 2 amanat pendukung menurut interpretasi siswa. Menurut interpretasi siswa, amanat utama teks anekdot ‘Anak Anjing’ adalah ‘sebutkan rujukan setiap pendapat’, amanat pendukung-1 adalah ‘akuilah kebenaran’, dan amanat pendukung-2 adalah ‘bantulah pekerjaan orang tua’. Terdapat perbedaan interpretasi amanat utama, amanat pendukung-1, dan amanat pendukung-2 antara siswa SMA Negeri 1 Singkep dan siswa SMK Negeri Singkep.

References

Elmustian & Razak, Abdul. 2021. Menulis Pantun: Bahan Ajar Pengayaan Bahasa Indonesia Berintegrasi dalam Teks Naratif untuk Kelas X SMA/MA/SMK. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.

Hapsari, Theresia Pinaka Ratna Ning. 2019. Makna Tekstual dan Kontekstual pada Wacana Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Surakarta. Proseding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra 2019, 682-689.

Huda, Miftahul. 2014. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paragdigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Madi, Nasrullah L. 2020. Dekonstruksi dalam Naskah Drama Umang-Umang Karya Arifin C. Noer. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5, Nomor 1, 2020, 108-123.

Razak, Abdul. 2018. Statistika: Pengolahan Data Sosial Sistem Manual, Edisi VII. Pekanbaru: Ababil Press.

Razak, Abdul. 2020. Membaca Pemahaman: Teori dan Aplikasi Pengajaran. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.

Razak, Abdul. 2020b. Metode Riset: Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Ababil Press.

Said, Iscan Ilham Nur & Pratama, Reka Yudha. 2019. Analisis Kesulitan Belajar Teks Anekdot dengan Strategi Genius Learning. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 2, Nomor 2, Maret 2019, 145-152.

Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.

Suharti. 2009. Pengembangan Model Pembelajaran Teks Anekdot dengan STAD dan Make a Match pada Siswa Kelas X SMA, Jurnal LOA, Volume 14, Nomor 1,Juni 2019, 55-66.

Setianingsih, Ika & Santhi, Merta Sandra. 2016. Bahasa Indonesia untuk Kelas X SMA/SMK/MA. Editor: Apriyanto Dwi Santoso. Klaten: Intan Pariwara.

Wellek, Rene & Warren, Austin. 1989. Teori Kesusastraan. Penerjemah: Melani Budianta. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

https://lintar.net/contoh-teks-anekdot/ diakses pada tanggal 20 November 2021

Downloads

Published

2022-01-02

How to Cite

Suhana, P., Erlina, & Thahir, A. (2022). Amanat Teks Anekdot ‘Anak Anjing’ menurut Interpretasi Siswa. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(1), 75–84. https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i1.19