Kedidaktisan Cerita Rakyat ‘Tupai dan Buaya’ menurut Interpretasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Authors

  • Oki Rasdana Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Univesitas Riau, Riau, Indonesia
  • Sawawaee Padaameen Melay Language and Melay Studies, Prince of Songkla University, Narathiwat, Thailand
  • Legi Elfitra Prodi Pendididkan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau, Indonesia
  • Nik Rakib Nik Hassan Nusantara Studies Centre, Prinice of Songkla University, Narathiwat, Thailand

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i5.193

Keywords:

kedidaktisan, cerita rakyat, tupai dan buaya, interpretasi mahasiswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedidaktisan cerita rakyat ‘Tupai dan Buaya’ berbasis interpretasi mahasiswa. Penelitian deskriptif ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan SEni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau. Waktu penelitian berlangsung di semester ganjil tahun akademis 2022/2023. Populasi penelitian ini berjumlah 248 mahasiswa; 80 mahasiswa semester I, 79 mahasiswa semester III, dan 78 mahasiswa semester yang mengisi dan submit di google form. Sampel ditetapkan sebanyak 120 mahasiswa yang ditarik secara random sederhana tanpa pengembalian dari setiap kelompok populasi. Instrumen berbentuk kuesioner menggunakan skala Likert yang memenuhi syarat validitas isi. Data penelitian dianalisis menggunakan prosedur statistik deskriptif menggunakan prinsip frekuensi, persen, dan modus melalui skala nilai 1-4. Nilai 1 bermakna mahasiswa sangat tidak setuju dengan nilai didaktis cerita rakyat, nilai 2 bermakna mahasiswa tidak setuju dengan nilai didaktis cerita rakyat, nilai 3 bermakna mahasiswa setuju dengan nilai didaktis cerita rakyat, dan nilai 4 bermakna mahasiswa sangat setuju dengan nilai didaktis cerita rakyat. Modus didaktis-1 bernilai 3 yakni setuju (tidak berbeda berdasarkan kelompok mahasiswa). Modus didaktis-2 bernilai 3 yakni setuju (). Modus didaktis-3 bernilai 2 yakni tidak setuju (tidak berbeda berdasarkan kelompok mahasiswa). Modus didaktis-4 bernilai 3 yakni sangat setuju (idak berbeda berdasarkan kelompok mahasiswa).

References

Ambarita, Rahel Sonia; Wulan, Neneng Sri; & Wahyudin, D. 2021. Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 3, Nomor 5, Oktober 2021, 2336 - 2344.

Annisa; Simanjuntak, Ester; & Sihombing, Franciskus. 2022. Analisis Struktur dan Nilai Moral Cerita Rakyat Batu Marsiompaan Samosir. Jurnal Basataka, Volume 5, Nomor 1, Juni 2022, 42–49.

Asy-Syinawi, Abdul Aziz. 2013. Biografi Imam Abu Hanifah: Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya. Penerjemah: Abdul Majid. Editor: Yasir Amri. Solo: Aqwam.

Danandjaja, James. 2007. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Temprint.

Fauziyyah, Desti Fatin & Sumiyadi. 2020. Nilai-Nilai Didaktis dalam Novel Burungburung Kecil Karya Kembangmanggis. Jurnal Semantik, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020, 41-50.

Katsir, Ibnu. 2008. Tafsir Ibnu Katsir. Jilid 5. Cetakan V. Penerjemah: M. Abdul Ghoffar. Editor: M. Yusuf Harun dkk. Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i.

Krech, David; Crutchfield, Richard S.; & Ballachey, Egerton L. 1982. Individual in Soceity: A Text Book of Social Psychology. International Edition Student. New Delhi: McGraw-Hill International Book Company.

Liaw, Yock Fang. 2011. Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Merdiyatna, Yang Yang. 2019. Struktur Konteks dan Fungsi Cerita Rakyat Karangkamulyan. Jurnal Salaka, Volume 1, Nomor 2, 2019, 38-45.

Razak, Abdul. 2010. Sengkang Kera: Kumpulan Cerita Rakyat Kabupaten Lingga. Pekanbaru: Autografika.

Razak, Abdul. 2009. Hantu Berburu: Sebuah Cerita Rakyat Kabupaten Lingga. Pekanbaru: Yayasan Pusaka Riau.

Setiawan, N. 2007. Penentuan Ukuran Sampel Memakai Rumus Slavin dan Tabel Krejcie-Morgan: Telaah Konsep dan Aplikasinya'. Makalah: Diskusi Ilmiah Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Peternakan Unpad, Kamis 22 November 2007, 1-10.

Sophokles. 1976. Oidipus Sang Raja. Penerjemah: Rendra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sumiyadi & Durrachman, Memen. 2014. Sanggar Sastra: Pengalaman Artistik dan Estetik. Sastra. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2022-09-25 — Updated on 2024-01-26

Versions

How to Cite

Rasdana, O., Padaameen, S., Elfitra, L., & Hassan, N. R. N. (2024). Kedidaktisan Cerita Rakyat ‘Tupai dan Buaya’ menurut Interpretasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(5), 677–684. https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i5.193 (Original work published September 25, 2022)