Cerita Rakyat Pavorit menurut Pilihan Tertulis Siswa Kelas Tinggi SD melalui Pembelajaran Ekstra
DOI:
https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i3.596Keywords:
cerita rakyat favorit, pilihan tertulis, siswa kelas tinggi, pembelajaran ekstraAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) skor total cerita rakyat ‘Batin Mabot’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD; 2) skor total cerita rakyat ‘Pak Dayu’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD; 3) skor total cerita rakyat ‘Apek Weng Thai’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD. Penelitian ini berlangsung di SD Negeri 3 Meninting pada semester genap 2023/2024. Populasi penelitian ini adalah para siswa kelas tinggi SD Negeri 3 Meninting. Mereka berjumlah 67 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel total. Data cerita rakyat menurut penilaian siswa kelas tinggi SD dikumpulkan menggunakan kuesioner. Instrumen lain penelitian ini adalah pedoman cek-ricek guna memvalidasi hasil pengolahan data kuesioner. Selain itu, juga digunakan bahan ajar yang khusus berisi tiga cerita rakyat yang berfungsi sebagai media pembelajaran. Data penelitian diperoleh dengan cara memberikan skor kepada setiap cerita rakyat dengan ketentuan: berskor 3, jika cerita menempati pilihan-1, berskor 2, jika cerita menempati pilihan-2, dan berskor 1, jika cerita menempati pilihan-3. Data dianalisis menggunakan prosedur statistik deskriptif yakni frekuensi dan skor baku persen. Hasil penelitian: 1) skor total cerita ‘Batin Mabot’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD sebesar 99; 2) skor total cerita ‘Pak Dayu’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD sebesar 111; 3) skor total cerita ‘Apek Weng Thai’ menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD sebesar 180. Dengan demikian, cerita ‘Batin Mabot’ merupakan cerita rakyat pavorit menurut pilihan tertulis siswa kelas tinggi SD di antara tiga cerita rakyat yang menjadi objek penelitian ini.
References
Abubakar, R. (2021). Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Suka-Press UIN Sunan Kalijaga.
Afriza, A., & Zulfadhli, M. (2022). Peringkat Cerita Rakyat ‘Patahnya Gunung Daik: Kumpulan Cerita Rakyat Kepulauan Riau’ menurut Persepsi Siswa SMA. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 1(5), 623–638. https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i5.145
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Editor: Jakarta: Raja Renika Cipta.
Balaka, M. Y. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Editor: Iskandar Akhmaddien. Bandung: Widina Bhakti Persada.
Karo-Karo, I. R. & Rohani. (2018). Manfaat Media Pembelajaran. Jurnal Axiom, Volume 7, Nomor 1, Januari-Juni 2018, 91- 96.
Mustakdiakh, A. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Google Form terhadap Keterampilan Membaca Teks Laporan Hasil Observasi. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(4), 519–526. https://doi.org/10.55909/jpbs.v2i4.323
Razak, A. (2022). Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Razak, A. (2015). Statistika: Pengolahan Data Sosial Sistem Manual. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Rozak, R. W. A. & Mulyati, Y. (2018). Sastra Dongeng dalam Pembelajaran Membaca dab Menulis Permulaan. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 5, Nomor 1, 2018, 73-81.
Sa’ida, N. (2020). Analisis Nilai Moral dalam Cerita Rakyat. Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini (JP2KG AUD), Volume 1 Nomor 1, Mei 2020, 47-54
Yassin, N., & Harun, S. H. (2024). Perencanaan Pembelajaran Kecepatan Memindai Lema Sastra dalam Kamus Manual Menggunakan Model dan Media Chart Ekspose. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 3(1), 85–92. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i1.564
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Abdul Ahyar, Muhammad Apipurrohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




