The Meaning of Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa's Speech in the TikTok Video: A Semantic Study Perspective

Authors

  • Nahdliya Mutammimah Prodi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i6.972

Keywords:

meaning speech, finance miniter, TikTok video, semantic study

Abstract

This study aims to analyze the semantic meaning aspects contained in the utterances of Minister of Finance Purbaya Yudhi Sadewa in various TikTok videos uploaded between September and October 2025. This study focuses on four aspects of meaning according to Sumarti's (2017) theory, namely sense (understanding), feeling (feeling), tone (tone), and intention (purpose). The research method used is descriptive qualitative with listening and note-taking techniques. The data consists of Mr. Purbaya's verbal utterances when responding to various issues, such as fiscal policy, cigarette excise, and tax and customs services. The results of the analysis show that Mr. Purbaya's speech represents a straightforward, open, humorous, and down-to-earth communication style of public officials. The sense aspect displays conceptual meanings related to economic and fiscal policies; feeling shows feelings of confidence, empathy, and assertiveness; tone shows a relaxed, humorous, yet authoritative tone; while intention emphasizes the purpose of communication to build public trust and strengthen the image of a transparent government. This study concludes that the use of communicative and humanistic language styles can be an effective strategy in building relationships between public officials and the public.

References

Amilia, F., Anggraeni, A.W. (2017). Semantik: Konsep dan Contoh Analisis. Jawa Timur: Madani.

Aminuddin, A. (2016). Semantik:Pengantar Studi Tentang Makna (Cetakan Keenam). Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Andayani, A. (2020). Fenomena Bahasa di Era Digital: Kajian Sosiolinguistik. Bahasa dan Sastra, 18(2), 112–125.

Ayu, D. G., Hanafi, A. F. P., Rianita, N. S., Hidayat, N. M., & Eni, N. (2024). Semantik Kebahasaan Indonesia dalam Dinamika Teknologi dan Twitter Sosial Media. Sabda: Jurnal Sastra dan Bahasa. Jurnal ANFA.

Buana, T., & Maharani, D. (2020). Penggunaan Aplikasi Tiktok (Versi Terbaru) dan Kreativitas Anak. Jurnal Inovasi, 16(2), 34-44.

Chaer A., Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta : Rineka Cipta.

Chaer, A. (2021). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Djajasudarma, F. (2006). Semantik 2: Relasi Makna Paradigmatik, Sintagmatik, dan Dervasional (Cetakan Keenam). Bandung: Refika Aditama.

Djajasudarma, F. (2022). Semantik 1: Makna Leksikal dan Gramatikal (Cetakan Ketujuh). Bandung: Penerbit Refika Aditama.

Kridalaksana, H. (2009). Kamus Linguistik (Edisi Keempat Revisi Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kurniawan, A., Muhammadiyah, M., Damanik, B.A.R. (2023). Semantik. Sumatera Barat: Global Eksekutif Teknologi.

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasanah, R. (2021). Pengaruh Media Sosial terhadap Dinamika Bahasa Remaja. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 78–90. Hasyim, M. (2018). Fenomena Bahasa di Media Sosial: Antara Kreativitas dan Kekacauan. Jurnal Al-Maqayis, 6(2), 155–169.

Hermandra, Nisa, A. C., Aisyah, R. A., & Kartika, W. (2024). Makna Konseptual Lirik Lagu Tiara Andini dan Prospek sebagai Materi Alternatif Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i1.550

Hidayat, D. N. (2020). Makna Sosial dalam Bahasa Meme: Analisis Semantik-Pragmatik. Jurnal Semiotic, 14(1), 33–47.

Keraf, G. (2009). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia. Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2017). Digital Literacy in Indonesia: A Study from Digital Natives' Perspective. Jurnal Komunikasi Indonesia, 1(1), 12–25.

Kusuma, A. (2014). Pengembangan Model Materi Ajar Semantik: Penelitian dan Pengembangan Model Materi Ajar Semantik di Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah FKIP Universitas Jambi. Lentera Pendidikan, 17(1), 1-17.

Lestari, D. (2022). Neologisme dalam Bahasa Indonesia di Media Sosial. Jurnal Ilmu Linguistik, 15(2), 58–71.

Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press.

Maruti, E. S., & Cahyono, B. E. H. (2021). Antonim Mutlak dalam Bahasa Jawa: Kajian Semantik Leksikal. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(4), 387-400. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i4.237

Maulana, R. (2021). Bahasa dan Identitas di Era Digital: Sebuah Kajian Sosiopragmatik. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya, 9(1), 92–108.

Nur, A. M., Muftadisa, Y., Zalsabila, Z. (2025). Kekuatan Bahasa dalam Memengaruhi Persepsi: Analisis Semantik dan Pragmatik terhadap Isu Ijazah di Media Digital. Indonesian Journal of Intellectual Publication.

Nurpadillah, V. (2024). Buku Ajar Semantik. Bengkulu: Brimedia Global.

Parera, J.D. (2004). Teori Semantik (Edisi Kedua). Jakarta : Erlangga.

Pateda, M. (2010). Semantik Leksikal (Edisi Kedua). Jakarta : Rineka Cipta.

Purba, M. P., & Damanik, B. A. R. 2025. Utilizing Discourse Semantics for Public Opinion Formation and Political Campaigns on Social Media. Young Journal of Social Sciences and Humanities.

Rambe, A. S., Dinar, Y. P., Sajida, I. (2025). Hubungan Antara Kepemimpinan dan Komunikasi Politik. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen, 5(2), 450–457.

Safitri, M. L. (2020). Semantik Analisis Tagline di Instagram untuk Mempromosikan Pariwisata MICE (Studi Kasus: Akun Bisnis Phenom Event). Journey Volume 3 Nomor 1, Desember, 39-56.

Sumarti, S. (2017). Semantik. Yogyakarta : Penerbit Textium.

Tarigan, H.G. (1995). Pengajaran Semantik (Cetakan ke-10). Bandung: Angkasa.

Ullman, S. (2014). Pengantar Semantik (Diadaptasi oleh Sumarsono). Cetakan Kelima. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yanda, P.D., Ramadhanti, D. (2017). Pengantar Kajian Semantik. Yogyakarta: Deepublish.

Downloads

Published

2025-11-25

How to Cite

Mutammimah, N. (2025). The Meaning of Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa’s Speech in the TikTok Video: A Semantic Study Perspective. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(6), 1567–1584. https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i6.972